Senin, 19 Oktober 2015

Puisi - Pasar Malam



Pasar Malam
Lihatlah kawan
Pasar malam telah datang
Di sana banyak permainan
Anak anak sungguh senang
Ayolah kawan
Datanglah ke pasar malam
Naik komedi putar
Hati pun menjadi senang

Cerita - Pergi Ke Pasar



Pergi Ke Pasar
Hari itu hari minggu pagi
Bu siti pergi ke pasar
Bu siti pergi naik bus
Budi ikut serta
Budi merasa senang sekali
Di pasar banyak pedagang
Ada pedagang buah buahan
Ada pedagang sayur sayuran
Ada pula pedagang ikan
Di pasar banyak juga pembeli
Pasar itu menjadi ramai sekali
Sesekali bu siti menggandeng budi
Budi tidak boleh jauh dari ibunya
Akhirnya bu siti selesai berbelanja
Bu siti mengajak budi pulang

Puisi - Sahabatku



Sahabatku
Sahabatku
Lama tak bertemu
Bagaimana kabarmu
Di kota yang baru

Sahabatku
Jarak telah memisahkan kita
Hanya dengan surat inilah
Kita dapat berbagi rasa

Cerita - Surat Wasiat Ayahanda



Surat Wasiat Ayahanda
Pangeran arya tinggal di kerajaan
Ayahandanya telah lama meninggal
Pangeran arya suka bertapa
Pangeran arya suka hidup mengembara
Suatu hari dia hendak pergi bertapa
Tempatnya jauh dari kerajaan
Sang bunda melarangnya
Pangeran arya akan dinobatkan menjadi raja
Pangeran arya sempat menolak
Dia tidak ingin menjadi raja
Sang bunda menasihatinya
Pangeran arya adalah putra satu satunya
Dia harus mau memimpin negerinya
Sang bunda menunjukkan surat wasiat ayahnya
Beginilah bunyi surat wasiat itu
Putraku pimpinlah kerajaan ini
Jadilah raja yang adil
Makmurkan negeri ini
Kaulah harapan ayahanda satu satunya
Pangeran arya teringat akan ayahandanya
Akhirnya dia mengambil keputusan
Dia ingin memenuhi harapan ayahandanya
Sang bunda sangat gembira

Puisi - Pak Tani



Pak tani
Pak tani ...

Sungguh besar jasamu
Kau tak mengenal lelah
Bekerja mengolah sawah
Pak tani ...
Berkat kerja kerasmu
Tanamanmu tumbuh subur
Panenmu melimpah ruah